Ia menjelaskan perkembangan pers saat ini sangat menarik karena berkaitan langsung dengan teknologi informasi, seperti yang disampaikan Alvin Topller, akan terjadi revolusi teknologi.
Karena itu, kata Tito, terjadi pertarungan media sosial (medsos) dengan konvensional media.

“Hidup sudah diatur IT (informasi teknologi) dalam membentuk opini publik, bahkan HP pun ikut dibawa ke toilet,” ujar Tito.
Selanjutnya disampaikan Tito, medsos sangat berpengaruh dan masif dalam pembentukan opini. Bedanya dengan media konvensional, yakni masih ada yang mengatur penyampaian informasi, baik secara ketentuan baku maupun kode etik.
Dalam globalisasi saat ini, sangat terbuka perkembangan demokrasi dan media pers. Namun persoalannya sampai sejauh mana koridor pers berjalan dalam koridornya, juga menyangkut etik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Karena telah menggerogoti kebebasan pers, Mendagri minta Dewan Pers menata lebih terarah lagi, sehingga medsos tidak terus menggerogoti kebebasan pers.
“Dewan Pers harus lebih spesifik mengatur norma kebebasan yang tidak mengindahkan koridor itu,” ujar Tito.












