Prosesi upacara berlangsung khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap Tribrata yang menjadi pedoman hidup anggota Polri dalam menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda Sumut menegaskan bahwa pemuliaan nilai-nilai Tribrata tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus tercermin dalam sikap, perilaku, serta pelaksanaan tugas setiap personel.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi refleksi bagi seluruh personel untuk terus memperkuat integritas, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian. Nilai-nilai Tribrata bukan sekadar dihafal, tetapi harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Kapolda Sumut.
Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga kehormatan institusi dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang humanis.












