Kegiatan pemborosan anggaran yang tidak ada urgensi serta manfaatnya kepada rakyat Indonesia, Ketua KPK Setyo Budiyanto, lanjut Arief, harus segera mengevaluasi pimpinan deputi pencegahan. Kegiatan seperti itu sangat bertentangan dengan semangat asta cita Presiden Prabowo Subianto.
“Salah satu asta cita Presiden Prabowo itu pemberantasan korupsi, bukan pencegahan korupsi. Setyo Budiyanto harus paham itu, harus kurangi kegiatan pencegahan korupsi yang dampaknya tidak ada bagi rakyat Indonesia, apa lagi terhadap asta cita Prabowo,” tegas Arief Tampubolon.
Arief pun berharap dewan pengawas (Dewas) KPK segera bertindak dan membatalkan semua agenda kerja deputi pecegahan yang memboroskan, khususnya rapar koordinasi pencegahan korupsi yang tidak ada manfaatnya bagi rakyat Indonesia.
“Bila perlu Dewas KPK melapor langsung ke Presiden Prabowo agar internal KPK kembali ke ruhnya. Agar dapat terlaksana dengan maksimal pemberantasan korupsi yang sudah akut di republik ini, agar asta cita Presiden Prabowo berjalan dengan baik dan lancar,” tutupnya.












