Medan, kedannews.com – Fraksi Nasdem DPRD Medan mengapresiasi gerak cepat (Gercep) program pembangunan Kota Medan lewat duet kepemimpinan Bobby Nasution-Aulia Rachman. Namun besarnya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) tahun anggaran 2021 sebesar Rp 1,14 triliun menjadi sorotan dan sangat disayangkan fraksi ini.
“Tingginya SILPA sudah disoroti Nasdem pada pemandangan umum tentang Pertanggungjawaban Penggunaan APBD tahun 2021. Seharusnya, besarnya anggaran Kota Medan bisa dinikmati masyarakat, menunjang perekonomian sehingga PAD naik,” kata Ketua Fraksi Nasdem Afif Abdillah kepada wartawan, Jumat (1/7) ketika ditanya perkembangan pembangunan di usia Kota Medan ke 432 tahun.
Putra mantan Wali Kota Medan Abdillah ini berharap, SILPA yang besar jangan terjadi lagi pada penggunaan APBD tahun 2022. Dia melihat, rendahnya serapan anggaran sehingga memicu tingginya SILPA bukan karena ketakutan OPD dalam menggunakan anggaran.
“Aturan-aturan dalam penggunaan anggaran tersebut harus digulirkan, makanya kementerian terkait harus ditanya bagaimana cara menjalankan anggaran seperti ini. Misalnya dana hibah untuk UMKM, dinas terkait bilang anggarannya tidak boleh langsung digunakan, pada kementerian memperbolehkan, hal-hal seperti ini harus diluruskan,” kata Afif didampingi Wakil Ketua Fraksi Antonius Devolis Tumanggor.












