“Padahal pemerintah melalui kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan RB) telah melarang setiap instansi pemerintahan merekrut dan menerima tenaga honorer baru lagi,” katanya.
Dengan toa alat pengeras suara, Nawan juga menguraikan, dari Tahun 2018 oknum Iswr dilantik menjadi Kadishub Medan, sampai kini masih saja terus melakukan perekrutan tenaga honorer hingga ratusan jumlah orang yang diterimanya.
“Seperti pada 5 Juli 2022, ada 4 orang tenaga honorer yang diterimanya, Bulan Juli 2022 sebanyak 3 orang dan masuk tahun 2023 sua orang. Mereka diterima sebagai honorer di Dishub setelah diisukan dimintai uang sedikitnya Rp 80 juta,” sebutnya.
Dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Iswar Kebal Hukum Melebihi Johnny G Plate dan Iswar Arogan !!! Tolak Iswar Sebagai Kadis Perhubungan”, para mahasiswa berharap kejaksaan memeriksa SK pelantikan dari awal hingga tahun 2023, apakah sama atau tidak nama nama tenaga honornya di dinas tersebut.
Terkait dengan kekuasaannya, oknum Kadishub itu terus mencari cari kesalahan para tenaga honorer yang sedang bekerja agar bisa dipecat yang kemudian menerima tenaga honorer yang baru.












