MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita UtamaHukum

Pasutri di Bener Meriah Diserang di Rumah, Suami Tewas Bersimbah Darah, Istri Kritis

×

Pasutri di Bener Meriah Diserang di Rumah, Suami Tewas Bersimbah Darah, Istri Kritis

Sebarkan artikel ini

Diduga Perampokan Berujung Kekerasan, Polisi Memburu Pria Berpakaian Gelap yang Kabur dari Lokasi

Polres Bener Meriah olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban kasus kekerasan di Kampung Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (5/1/2026). (kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Saksi kemudian memanggil rekannya untuk bersama-sama memastikan kondisi di dalam rumah. Ketika keduanya masuk, pasangan suami istri tersebut ditemukan tergeletak tidak sadarkan diri dengan luka parah di tubuh mereka.

“Pada saat yang hampir bersamaan, saksi juga melihat seorang pria dengan ciri mengenakan pakaian gelap meninggalkan lokasi kejadian,” ujar Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto.

MEMPROSES ADSENSE...

Kedua korban segera dievakuasi menggunakan ambulans ke RSU Muyang Kute untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, HBT dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya, sementara kondisi IYR masih dalam pengawasan ketat pihak rumah sakit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti. Penyelidikan intensif terus dilakukan guna mengungkap pelaku serta motif di balik aksi kekerasan tersebut.

“Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif kejadian,” kata Aris.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa itu agar segera melapor. Proses penyelidikan akan terus dikembangkan untuk memastikan pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Pengaduan DLH Kota Medan