
Sebelum dilaksanakannya pelatihan di lapangan, selama satu minggu pertama peserta dibekali materi terlebih dahulu melalui kanal daring mengenai teori dan standar keselamatan pengoperasian alat berat, papar Ismail.
Setelah itu, para peserta dikirim ke Pekanbaru untuk melakukan pelatihan secara langsung bersama United Tractor School.
Adapun pelaksanaan pelatihan ini memenuhi protokol kesehatan untuk mengurangi risiko terjadinya klaster Covid-19, serta peserta diwajibkan karantina selama 3 hari sebelum dilaksanakannya pelatihan.
“Target dari pelatihan ini adalah semua peserta lulus uji kelayakan mengoperasikan excavator dan dapat memperoleh sertifikat dri United Tractor, sekaligus surat izin operasi alat berat dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,” katanya.
Kawasan industri yang ada di Kuala Tanjung kedepannya banyak membutuhkan tenaga kerja, terutama untuk operator alat berat, tentunya putra daerah yang sudah dilatih bisa mendapat kesempatan tersebut, pungkas Ismail.
Penulis : Sholeh Pelka
Editor : Sholeh Pelka












