“Banjir ini menguras perhatian kita dan terutama membuat aktivitas masyarakat terganggu. Dengan curah hujan yang sangat luar biasa, mengakibatkan luapan air lambat turun dan curah hujan yang tinggi itu juga mengakibatkan cepatnya debit air meningkat,” ungkap Bupati.
Ia berharap, normalisasi yang sudah dilakukan dan masih terus berjalan bisa menjadi salah satu aksi yang memberikan solusi efektif bagi penanggulangan banjir di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Secara khusus, Darma Wijaya berharap besar agar Balai Wilayah Sungai Sumatera II bisa cepat mengambil tindakan yang menjadi kewenangannya bersama-sama dengan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Sergai dan pihak stakeholder, terutama forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Sergai.
“Masyarakat kami sudah sangat resah dengan kondisi banjir. Masyarakat juga menegaskan, bantuan beras, mi, atau sembako, bukanlah yang utama. Yang mereka inginkan adalah lingkungan yang bebas banjir,” ucap Bupati menekankan.
Hal senada juga disampaikan Dandim 0204/DS Letkol. Czi Yoga Febrianto, SH. Menurutnya normalisasi bisa menjadi salah satu solusi yang bisa diintensifkan, mengingat masyarakat sudah memberi dukungan penuh dengan tidak meminta ganti rugi.












