“Meskipun saat ini pandemi Covid-19 sudah mulai melandai, namun geopolitik yang terjadi berpengaruh terhadap perputaran ekonomi bukan hanya di global, nasional, regional bahkan hingga tingkat kecamatan terkena efeknya. Oleh karenanya kita tidak boleh hanya mengeluh saja tanpa adanya penyelesaian. Kita harus terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di Kota Medan untuk membina UMKM,” kata Bobby Nasution
Selanjutnya, Bobby menjelaskan, program Saka Sanwira merupakan janji kampanyenya bersama Wakil Wali Kota Aulia Rachman. Dikatakannya, program ini diciptakan untuk menggerakkan ekonomi dan menambah lapangan pekerjaan melalui UMKM yang ada di wilayah. Saka Sanwira, jelas Bobby, ditargetkan agar seluruh kecamatan dapat membina dan membuat lapangan pekerjaan di wilayahnya masing-masing.
Selain Sakasanwira, kata Bobby, Pemko Medan akan juga membuat Plaza UMKM yang berada di depan Kampus Universitas Sumatera Utara (USU). Rencananya, jelasnya, tahun depan akan mulai dilakukan pembangunan fisiknya. Kehadiran Plaza UMKM ini, harapnya, dapat menjadi wadah untuk mengedukasi para pelaku UMKM menjadi UMKM yang unggul. Disamping itu, nantinya di Plaza UMKM ini juga akan diisi dengan pelatihan seperti cara melakukan packaging.












