Penurunan pertumbuhan ekonomi itu terjadi karena pada bulan Juli 2021, Indonesia menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama satu bulan penuh.
“Kita rem total, karena peristiwa varian Delta yang tidak kita sangka-sangka,” jelas Presiden.

Namun, disampaikan Presiden, saat ini aktivitas ekonomi di sisi konsumsi, indeks keyakinan konsumen sudah kembali pada posisi normal kembali seperti sebelum pandemi. Kemudian retail and sales index juga sudah mulai merangkak naik menguat, seiring dengan pelonggaran mobilitas, peningkatan mobilitas.
Presiden menekankan angka-angka seperti itu yang penting untuk dibaca, untuk melihat seperti apa prospek perekonomian pada 2022.
Penulis : Aris Harianto






