“Ekonomi akan bergerak secara signifikan, belum lagi proses dalam pembangunan akan menyerap tenaga kerja yang banyak. Selain itu, keuntungan lain untuk warga Sumut yang ingin ke luar negeri semakin tepangkas ongkosnya dan waktunya karena tidak perlu transit dari Singapore Changi Airport atau Kuala Lumpur International Airport. Kami berharap pembangunan sesuai rencana dan mencapai target,” katanya.
Ijeck menilai Kualanamu sebagai hub internasional akan menjadikan Sumut sebagai tujuan wisata mancanegara serta menjadi daerah yang diincar para investor. Untuk itu, Pemprov Sumut juga akan terus melakukan berbagai perbaikan sarana dan prasarana.
“Kita berharap tidak hanya transit, tapi para penumpang pesawat juga bisa stay di sini sembari berwisata karena sumber daya alam di Sumatera Utara sangat luar biasa. Untuk mempersiapkan ini, kita juga akan mendorong munculnya hotel baru, transportasi hingga infrastruktur dan lainnya agar semakin baik,” katanya.
Ijeck mengaku telah menyampaikan keinginannya kepada AP II dan GMR Airports untuk menyediakan tempat promosi di bandara dengan space yang terbaik.












