Medan, kedannews.com – Sebuah video di media sosial adanya seorang anggota polisi yang diduga melakukan penganiayaan atau pemukulan seniornya di Medan, Sumatera Utara viral. Ia diketahui berinisial RK berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).
Dalam video itu dinarasikan jika korban merupakan seniornya dengan beda kesatuan. Bripda RK merupakan anggota Sabhara dan korban merupakan anggota Brimob.
Dengan adanya kejadian ini, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Hadi Wahyudi memastikan, kasus tersebut sudah diselesaikan secara internal.
“Sudah diselesaikan internal, salah paham,” kata Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/3).
Namun, Hadi tidak membeberkan secara rinci kronologi kejadian tersebut. Ia hanya menegaskan, jika kasus itu sudah diselesaikan.
Berdasarkan akun media sosial @kabarnegri.official menyebut, kejadian itu berawal saat Bripda RK tidak ingin mengantre saat ingin mengambil uang di salah satu mesin ATM.
“Tak sabar antre di ATM, seorang oknum polisi berpangkat bripda yang bertugas di Sabhara Polda Sumut pukul anggota Brimob,” tulis akun tersebut seperti dikutip merdeka.com.












