“Pelaku mengatakan, aku mau cepat dan buru-buru dan saya anggota Sabhara sambil menyerang dan memukul korban,” ucapnya.
“Kemudian korban menjawab ‘saya ini seniormu tugas di Brimob’, kemudian pelaku menjawab, ‘ini bukan dinas, kumakan kamu nanti’,” tambahnya.
Kemudian, warga yang saat itu berada di lokasi pun langsung mencoba melerai keduanya yang terlibat cekcok.
“Kemudian warga yang sedang berada di tempat kejadian berupaya melerai kedua belah pihak dan akhirnya pelaku meninggalkan korban. Korban akhirnya membuat laporan ke @polsekmedantuntungan. Kini Pelaku sudah diamankan,” paparnya.
Selain menampilkan video diduga penganiayaan oleh Bripda RK, akun tersebut juga menampilkan sebuah foto yang mana Bripda RK tengah duduk di suatu ruangan.
“Bripda RK akhirnya terduduk lemas saat dimintai keterangan di Polsek Medan tuntungan karena sikapnya yang arogan di depan minimarket di kawasan jalan Djamin Ginting Medan,” ucapnya.
“RK dimintai keterangan karena memukul warga usai mengambil uang di mesin ATM, namun naas, warga yang dipukul RK merupakan personel Brimob dan pangkatnya lebih tinggi dari RK,” pungkasnya.












