Medan, kedannews.com – Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan menjadi narasumber dalam Webinar Nasional bertajuk, “Generasi Bebas Stunting” di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (6/7/2022).
Dalam paparannya, Bupati menjelaskan presentasi stunting di Kabupaten Deli Serdang sudah dimasukkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024.
“Target akhir tahun 2024 di RPJMD kami, prevalensi stunting adalah 14 persen. Namun, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, PKK dan kepala desa, pada tahun 2021, prevalensi angka stunting sudah 12,5 persen. Kami berharap tahun 2024 nanti, mudah-mudahan bisa turun menjadi di bawah 10 persen,” papar Bupati.
Komitmen Pemkab Deli Serdang, di seluruh desa dan kelurahan, mendapat intervensi agar Deli Serdang pada saatnya nanti menjadi kabupaten bebas stunting. Deli Serdang ditetapkan sebagai locus stunting sejak tahun 2020, dan itu dilaksanakan melalui penandatangan komitmen pelaksanaan percepatan pencegahan anak kerdil atau stunting di Hotel Borobudur, Jakarta, tahun 2019 lalu.
Sejak saat itu, sambung Bupati, Pemkab Deli Serdang langsung menerbitkan berbagai peraturan, mulai dari Peraturan Bupati dan Keputusan Bupati Deli Serdang.












