“Ketahuannya katanya dimaling itu tembaga penyambung pipa gas dari PGN, itulah sebabnya meledak,” ungkap Jojo.
Satu orang warga yang berada di depan Hotel Ibunda saat kejadian mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Jojo menambahkan bahwa, meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Saat ini, pihak Kepolisian Resort Kota Besar Medan masih melakukan penyelidikan, dan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun PGN terkait kejadian ledakan gas bawah tanah ini. Lokasi Hotel Ibunda juga telah dipasangi garis polisi sebagai tindak lanjut pasca ledakan.












