Kecelakaan yang terjadi pastinya diawali dengan pelanggaran Berdasarkan data di tahun 2023 telah terjadi 1.855.587 pelanggaran dimana 857.181 merupakan pelanggaran berat .
Dari data pada tahun 2023 terdapat peningkatan kasus besar 10,27% , korban meninggal dunia naik 1,32%, korban luka berat naik 14,54% dan korban luka ringan naik 10,53%. Dari data tersebut 59% merupakan usia produktif.
Di wilayah Polda Sumatera Utara sendiri di tahun 2023 angka kecelakaan sebanyak 6.739 kejadian atau mengalami kenaikan sebesar 1,04%, untuk meninggal dunia sebanyak 1.559 atau turun 0,9%, Luka berat sebanyak 2.219 atau naik 1,04% dan luka ringan sebanyak 7.652 atau naik 1,06%.
“Dari korban laka tersebut ada yang mengalami cacat permanen dan hal ini dapat menurunkan produktivitasnya atau bahkan kehilangan pekerjaannya” ucapnya.
Melihat data tersebut di atas Polri saat ini khususnya Polantas berupaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.
“berbagai kegiatan preemtif maupun preventif diantaranya melakukan kajian-kajian lalu lintas,terutama dalam menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat umum maupun masyarakat terorganisir melakukan diseminasi model integrasi pendidikan lalu lintas ke dalam mata pelajaran pancasila kepada kepada guru-guru dalam lingkup Kemendikbud dan Kemenag penyadaran santri tertib berlalu lintas” ucapnya.












