Dalam hal operasional bendungan, Inalum berhasil melakukan inovasi efisiensi energi, pengelolaan suku cadang turbin, digitalisasi monitoring turbin, pengelolaan limbah B3 dan non B3, serta melakukan efisiensi penggunaan aliran air. Beberapa inovasi tersebut dilakukan sebagai komitmen perusahaan dalam menghasilkan energi untuk operasional peleburan dengan lebih efisien.
Sementara dalam hal lingkungan dan kemasyarakatan, Inalum melakukan penanaman pohon sekaligus Inalum melakukan langkah pemberdayaan dan pengembangan Desa Wisata Meat yang berada di Pesisir Danau Toba. Dalam hal penanaman pohon, Inalum membuat “Program Kehati” yang berhasil menghasilkan beberapa hasil positif seperti: Peningkatan Produktivitas Lahan Kritis, Pemanfaatan HBBK untuk Masyarakat, dan Pengendalian Hidrologi Kawasan Danau Toba. Untuk Desa Meat, Inalum melakukan langkah pemberdayaan berbagai aspek untuk meningkatkan kualitas Desa Wisata Meat baik dari sisi aspek wisata maupun dari aspek pengelolaan limbah dan UMKM.
Kedepan, Inalum akan tetap memprioritaskan pelestarian lingkungan, mengedepankan tanggung jawab sosial, mempertahankan praktik tata kelola yang efektif, membina hubungan yang kuat dengan investor, serta menyampaikan laporan keberlanjutan yang transparan. Dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip ini, perusahaan memastikan keberlanjutan dan dampak positif dari kegiatan operasional kami, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat lokal dan masyarakat luas.












