Batu Bara, kedannews.com – Untuk kedua kalinya pihak PT Emha, tidak memenuhi undangan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara, untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Paripurna DPRD Batu Bara. Senin (10/01/2022).
Anggota Kelompok Tani (Koptan) Rukun Sari menyuarakan kegusarannya. Meredam kegusaran tersebut anggota Koptan Rukun Sari, Anggota Komisi I, Ahmad Fahri Meliala dan Syahril Siahaan, SH mengungkapkan akan kembali mengundang PT Emha pada RDP ketiga mendatang.
Membuka RDP, Wakil Ketua Komisi 1 Ahmad Fahri Meliala , membacakan surat dari PT. Emha yang menyebutkan alasan ketidakhadiran mereka.
“PT Emha tidak hadir karena menurut mereka kasus ini tengah dalam penanganan Polres Batu Bara”, sebut Fahri.
Karena PT Emha tidak mengindahkan undangan RDP, anggota Komisi 1 Syahrir Siahaan memastikan pihaknya akan kembali mengundang pihak terkait termasuk PT Emha dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Kami akan panggil PT Emha sekali lagi namun bila tidak juga hadir maka Komisi 1 akan mengagendakan pembentukan Pansus. Beri kami dukungan untuk membicarakan ini, bila mereka tetap tidak hadir akan kita agendakan RDP”, pinta Syahrir.






