“Nanti akan kita bantu untuk mencari tahu kuotanya berapa dan bagaimana aturannya seperti apa, jadi jelas. Akan kita pantau,” ujar Rico Waas.
Dalam kesempatan tersebut, pihak RS Vina Estetika juga memaparkan perkembangan layanan yang telah dipersiapkan. Owner RS Vina Estetika, Cory Sebayang, menjelaskan bahwa rumah sakit terus meningkatkan kapasitas pelayanan, termasuk dengan menyiapkan fasilitas penanganan pasien kanker.
Pengembangan tersebut mencakup layanan radioterapi, rehabilitasi medik melalui fisioterapi, serta dukungan berbagai fasilitas dan peralatan medis yang telah dipersiapkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Namun demikian, menurut Cory, rumah sakit hingga kini belum dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan karena izin kemitraan belum diterbitkan. Salah satu kendala yang dihadapi adalah kuota kerja sama yang disebut telah terpenuhi.
βMeskipun berbagai persiapan telah dilakukan, hingga kini izin kerja sama dengan BPJS Kesehatan belum diterbitkan karena kuota dinilai telah terpenuhi. Melalui audiensi tersebut, pihaknya berharap Pemko Medan dapat memberikan dukungan dan membantu memfasilitasi proses pengurusan izin sehingga layanan yang telah disiapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Medan,β ungkap Cory.












