“BPJS Kesehatan, masyarakat kota Medan mendapatkan pelayanan gratis mulai dari pelayanan kesehatan dasar mulai pada puskesmas, puskesmas rawat inap, puskesmas pembantu, termasuk pembiayaan pada pelayanan kesehata rawat jalan tingkat lanjutan pada ruang perawatan kelas III pada instansi pelayanan kesehatan pemerintah atau pelayanan kesehatan yang ditunjuk sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.
Untuk BPJS, anggota DPRD Medan melalui aspirasi yang dibangunnya telah membantu ribuan kartu BPJS gratis kepada warga, termasuk masalah administrasi penduduk (Adminduk), akta lahir dan lainnya juga dimaksudnya untuk menampung aspirasi warga secara langsung, yang pada intinya ingin dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terkendala dan tertunda,” ungkapnya dengan tegas.
Penjelasan sangat tampak jelas dan sangat dipahami masyarakat sehingga masyarakat memahami bahwa Pemko Medan terus melakukan upaya untuk menekan angka kemiskinan di kota ini.
Dalam kesempatan itu, Antoni Sianturi, meminta pendampingan Kepala lingkungan agar warga Lanjut Usia tentunya tak mengerti menggunakan google agar terdaftar di DTKS, Bu Suryani Afi yang sudah lanjut usia, Yeni, Inur, Tety Herawati Ambarita, Murni, Yani, Nursani Sianturi, Marsiah mertua Markoni, Ibara Gulo dan Asep Simbolon menyampaikan bahwa ada yang belum pernah mendapat bantuan seperti BLT dan lainnya.












