Medan, kedannews.com – Kondisi Medan Zoo yang saat ini mengalami nasib tak terurus, menjadi perhatian publik khususnya di Kota Medan. Setelah seekor gajah mati, kemudian disusul tiga ekor harimau mati, keadaan kandang hewan terbengkalai, pepohonan dan tanaman tidak terawat, suasana di dalam lingkungan kebun binatang terlihat jorok dan berantakan. Benar-benar sangat memilukan sekaligus memalukan.
Merespons kenyataan memprihatinkan itu, pengamat kebijakan publik Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP menyatakan sangat tepat Walikota Medan Bobby Nasution berkonsultasi dengan ahli pengelola kebun binatang yakni Ketua Umum Pengurus Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI), Dr H Rahmat Shah yang juga penduduk kota Medan.
Sakhyan mengatakan alangkah ironisnya jika kita punya orang yang ahli dalam manajemen kebun binatang, tetapi Medan Zoo di kota Medan justru tidak terurus, bahkan terancam tutup. Sakhyan merespons sangat positif Bobby sudah berkonsultasi kepada ahlinya, meski sebelumnya Bobby memberikan alternatif menutup Medan Zoo sebagai salah satu opsi yang ditawarkannya.
Menurut Sakhyan kebun binatang adalah taman alam berupa lingkungan buatan tempat pemeliharaan hewan, yang dikenal dengan sebutan Taman Margasatwa. Dibangun untuk tujuan hiburan, pendidikan, penelitian konservasi dan perlindungan spesie. Selain itu disebutkannya bahwa kebun binatang memiliki fungsi dan keunggulan sebagai habitat buatan bagi satwa yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi












