Dengan demikian lanjut Sakhyan, apabila Kebun Binatang dikelola dengan baik dan profesional pasti memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, dunia pendidikan dan penelitian, tempat rekreasi yang mampu memberikan sumber devisa bagi pemerintah daerah. “Namun sebaliknya jika tidak ada keseriusan dalam pengelolaan kebun binatang, disebabkan pemimpin dan pengelolanya tidak mengerti bagaimana manajemen kebun binatang, pastilah kebun binatang itu menjadi aset yang merugi, ” ungkap Sakhyan melalui siaran persnya Kamis (18/1/2024).
Pengelola kenbun binatang harus memahami bahwa hewan di kebun binatang membutuhkan banyak aspek. Antara lain tentang perilaku hewan, fisiologi, genetika, serta kebutuhan nutrisi dan habitat di lingkungan penangkaran. Juga kepastian bahwa hewan-hewan di kebun binatang harus mengalami kesejahteraan yang baik, diberikan pengalaman, peluang dan pilihan untuk meningkatkan kualitas hidup, tempat berlindung, penyediaan nutrisi, keadaan suhu, tingkat kebisingan, kualitas air organisme akuatik dan kondisi lingkungan lainnya. Hal ini sangat penting karena pemeliharaan hewan di kebun binatang memerlukan waktu yang panjang.












