Atas bantuan CSR tersebut Wali Kota Medan Bobby Nasution, mengucapkan terima kasih karena ketiga BUMN sudah menunjang salah satu program prioritas Kota Medan yakni dibidang kebersihan guna mewujudkan Medan bebas dari sampah. Artinya bantuan yang diberikan oleh ketiga BUMN ini dapat membantu Pemko Medan dalam penanganan sampah mulai dari hulu sampai hilir.
“Saya ucapkan terima kasih, Bantuan CSR ini sangat berguna. Apalagi salah satu yang diberikan adalah mesin pencacah, dimana Pemko Medan saat ini tengah memfokuskan dan mengembangkan olahan Sampah menjadi kompos, sehingga diperlukan mesin pencacah,” Kata Bobby Nasution.
Menurut Bobby Nasution, Kota Medan pernah dijuluki sebagai Kota terjorok di Indonesia karena pengelolaan TPA yang tidak sesuai dengan standard yakni masih menggunakan sistem open dumping. Oleh sebab itu saat ini Pemko Medan akan merubah sistem persampahan dengan target dua tahun ini akan mengubah menjadi sistem Sanitary landfill sesuai dengan standar Kementerian Lingkungan Hidup RI.
“Perlu dukungan semua pihak guna mewujudkan Medan bersih dan bebas sampah serta tidak lagi dijuluki kota terjorok, seperti yang dilakukan ketiga BUMN dengan memberikan bantuan CSR untuk Pemko Medan,” ungkap Bobby Nasution.












