Pada pelaksanaan perdana, sebanyak 222 lowongan kerja dari 27 jabatan ditawarkan oleh enam perusahaan, yakni PT PP London Sumatera Indonesia Tbk, RS Hermina Medan, Koki Sunda Abadi, PT Union Confectinary, PT Beran Solusindo Pratama, dan PT Pesonna Optima Jasa.
Rico Waas menilai peluang tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Ia menyebut persoalan ketenagakerjaan merupakan isu penting yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Ini menjadi kesempatan baik bagi masyarakat Kota Medan untuk hadir dan langsung walk-in interview. Isu pencarian kerja ini menjadi hal yang tidak bisa tidak kita perhatikan karena memang menjadi isu sakral masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemko Medan tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah lapangan kerja, tetapi juga mempermudah akses informasi bagi masyarakat.
“Komitmen kita adalah bagaimana akses lapangan pekerjaan itu dipermudah, tidak hanya diperbanyak, tetapi dipermudah. Jangan sampai lowongan ada, tapi masyarakat tidak tahu di mana mencarinya,” tegasnya.
Selain itu, Pemko Medan juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Peningkatan kompetensi mencakup kemampuan komunikasi, penguasaan bahasa asing, hingga keterampilan teknis seperti penggunaan perangkat lunak.












