“Yang terpenting adalah kualitas. Siapkan juga diri. Kalau kita yakin punya skill dan kapasitas, insyaallah bisa diterima dengan baik,” pesannya.
Rico juga membuka peluang pengembangan program ini ke wilayah lain di Kota Medan agar dapat menjangkau masyarakat di kawasan utara dan pinggiran kota.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, menjelaskan program Medan Rabu Walk-In Interview dirancang untuk mendukung target penurunan angka pengangguran melalui penempatan 10.000 tenaga kerja setiap tahun.
Menurutnya, program ini menjadi solusi atas keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan panggilan kerja meskipun telah melamar ke berbagai perusahaan.
“Melalui skema walk-in interview, pencari kerja dapat langsung bertemu dan diwawancarai pihak perusahaan tanpa harus menunggu panggilan,” jelasnya.
Ramaddan juga memaparkan capaian sebelumnya melalui kegiatan Medan Career Expo yang telah menghasilkan 828 tenaga kerja diterima bekerja. Ia optimistis angka tersebut akan meningkat hingga menembus lebih dari 1.000 orang, terutama setelah momentum Lebaran.












