Sedangkan terkait ancaman bencana alam, hal yang harus dilakukan adalah mempersiapkan tim tanggap bencana, tim rehabilitasi sarana dan prasarana pendukung.
βHal yang tak kalah penting adalah terkait pengendalian ketahanan pangan dan BBM. Upaya yang dilakukan adalah memonitoring di lapangan bersama Satgas Pangan dan stakeholder terkait guna memastikan kondisi dalam keadaan aman,β imbaunya.
Dalam hal sisi pengamanan ibadah Natal, agar dipastikan setiap lokasi ibadah dilakukan sterilisasi yang melibatkan TNI, BNPT, Jibom Brimob, K-9 dan Densus 88 AT. Kapolri juga meminta untuk melibatkan elemen masyarakat termasuk Ormas Keagamaan dalam pengamanan Natal sebagai wujud toleransi beragama.
Sedangkan pada lokasi wisata agar jangan sampai terjadi kemacetan dengan menyediakan lokasi parkir dan pengaturan alur jalan serta mengimbau wisatawan untuk patuh terhadap prokes. Untuk pengamanan pada perayaan malam tahun baru, lakukan pengetatan izin kegiatan keramaian dengan melakukan asesmen bekerjasama dengan penyelenggara dan stakeholder terkait, beber Kapolri.
β Perkuat juga strategi komunikasi publik melalui berbagai saluran komunikasi. Pastikan setiap pemberian informasi tidak hanya send, namun juga delivered sehingga masyarakat betul-betul terbantu dengan informasi yang diberikan. Hal yang perlu digaris bawahi, keberhasilan pengamanan Ops Lilin Toba 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dapat kita selesaikan. Oleh karenanya, kepada seluruh personel pengamanan agar senantiasa memperkuat pelaksanaan tugas. Dengan sinergitas dan soliditas yang baik maka masyarakat dapat melaksanakan ibadah Natal dengan khidmat dan merayakan tahun baru dengan penuh suka cita,β pungkas Kapolri.












