” Harapan kita, pihak TNI dan Polri beserta stakeholder lainnya mampu meredam dan menghabiskan keberadaan begal di kota Medan. Solusi juga dapat dilakukan dengan meningkatkan peluang lapangan kerja baru sehingga angka pengangguran berkurang. Karena kalau lapar semua bisa dihalalkan apalagi terkena masalah ekonomi. Kita berharap pemko Medan dan pemerintahan provinsi Sumatera Utara mampu mencari solusi terbaik untuk penanggulangan aksi begal dan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku begal,”ujarnya.
Selain masalah kemanan, Wong juga berharap aparat penegak hukum dapat memberantas narkoba dan judi karena menurutnya ini juga salah satu faktor terjadi tindakan kriminalitas.
Wong mengatakan lagi, agar pengawasan Siskamling untuk diaktifkan kembali serta peran masyarkat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dilingkungan tempat tinggal masing-masing. Jangan sampai keberadaan Begal yang terus menerus menjadi pemberitaan di media massa menjadikan warga diluar kota Medan takut datang berkunjung dan image kota Medan tentang keamanan buruk.












