Rico hadir bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Aspem Muhammad Sofyan, Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kepala Dinas Kominfo Arrahmaan Pane serta para camat se-Kota Medan.
Berangkat dari Temuan Warga Belum Tersentuh Bantuan
Rico menjelaskan, pelaksanaan PKH Medan Makmur tidak terlepas dari temuan Pemko Medan mengenai masih adanya kelompok masyarakat yang belum memperoleh bantuan sosial pemerintah.
Kondisi itu terutama ditemukan pada warga lanjut usia dan penyandang disabilitas yang berada dalam situasi ekonomi sulit.
“Kita melihat begitu banyak masyarakat yang masih belum tersentuh bantuan secara langsung dari pemerintah. Terutama para penyandang disabilitas dan juga para lansia,” kata Rico.
Menurut dia, pendataan di lapangan juga menemukan lansia yang menjalani kehidupan seorang diri tanpa pekerjaan maupun penghasilan. Sebagian di antaranya bahkan tidak mendapatkan dukungan keluarga.
“Kita menemukan banyak sekali lansia. Kalau ditanya, ‘sudah pernah dapat bantuan?’, jawabannya belum. Mereka mengatakan, ‘Saya sudah lansia, saya janda, saya tidak pernah dapat perhatian, saya tidak ada keluarga, saya tidak ada pekerjaan’,” ungkap Rico Waas.












