Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa di tengah dinamika dan berbagai konflik global, bangsa Indonesia perlu terus memperkuat persatuan dan kerukunan.
Ia menyampaikan bahwa nilai toleransi dan gotong royong harus tetap menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Sekali lagi, selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga tahun ini membawa keberuntungan, kemakmuran, dan keharmonisan bagi keluarga serta bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, pemotongan tumpeng dan kue sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan, serta sesi foto bersama dalam suasana penuh sukacita.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, dan harmoni sosial di Sumatera Utara, sekaligus mempertegas peran organisasi keagamaan dalam membangun kebersamaan lintas komunitas.
IMLEK MEDAN, HARMONI NUSANTARA, TOLERANSI BERAGAMA, BUDDHA SUMUT, OPENHOUSE IMLEK












