Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...
Berita Utama

Aksi Mahasiswa di BRI Sumut Ricuh, Dugaan Intimidasi Mengiringi Tuntutan Usut KUR Fiktif Rp17 Miliar

×

Aksi Mahasiswa di BRI Sumut Ricuh, Dugaan Intimidasi Mengiringi Tuntutan Usut KUR Fiktif Rp17 Miliar

Sebarkan artikel ini

Presiden Mahasiswa UMN Al-Washliyah Mengaku Dipukul Saat Aksi, Desak BRI Buka Dugaan Skandal Kredit

“Saya merasa sangat lemas dan pusing karena banyaknya oknum pengamanan yang menahan saya. Selain saya, ada juga teman-teman yang mendapat ancaman verbal,” katanya.

Menurut Tahad, pihak yang terlibat dalam pengamanan berasal dari petugas keamanan internal BRI Sumatera Utara. Ia menilai tidak ada ruang dialog yang diberikan selama aksi berlangsung.

MEMPROSES ADSENSE...

“Kami tidak mendapatkan jawaban atas tuntutan kami. Tidak ada ketegasan, dan diskusi tidak berjalan,” ujarnya.

Atas peristiwa itu, pihak mahasiswa menyatakan akan menempuh jalur hukum.

“Kami akan membuat laporan ke kepolisian agar kejadian ini diproses secara hukum dan menjadi perhatian publik,” kata Tahad.

Latar Belakang Aksi

Aksi tersebut dipicu oleh dugaan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif senilai lebih dari Rp17 miliar di BRI Unit Sei Kepayang, Cabang Tanjungbalai. Program KUR yang dirancang untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) itu diduga disalurkan menggunakan identitas debitur fiktif, sementara dana kreditnya dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Informasi yang diperoleh menyebutkan adanya dugaan persekongkolan antara Kepala Unit BRI Sei Kepayang berinisial M dengan seorang pengusaha di Kota Tanjungbalai. Skema tersebut diduga berlangsung sejak 2023 dan baru mencuat pada 2025 setelah muncul laporan internal dan desakan publik.

Sumpah Pemuda Pemko Medan