Berkenaan dengan itu, Hasto curiga ada peran kekuasaan untuk memenangkan Paslon tertentu
“Jadi termasuk di kandang-kandang PDIP menunjukkan yang bersifat anomali, meskipun banyak mengatakan ya bansosnya kita melawan suatu institusi bansos, institusi kekuasaan yang dikerahkan segala cara untuk memperpanjang kekuasaan,” kata Hasto saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Rabu (14/2).
Dalam pernyataannya Hasto juga menyinggung legitimasi hasil pemilu yang dianggap mencurigakan
“Artinya memang ada suatu persoalan yang sangat fundamental yang berkaitan dengan legitimasi pemilu, baik itu proses maupun dari hasil pemilu itu sendiri,” kata hasto
Ikhyar menghimbau tokoh masyarakat khususnya elit politik agar memberikan pernyataan yang sejuk dan menyerahkan sengketa pemilu pada lembaga yang berwenang mengadilinya, sehingga suasana pasca pemilu tetap kondusif
“Negara kita negara hukum, segala sesuatunya kembalikan kepada hukum dan perundang undangan. Jika peserta pileg dan pilpres tidak puas dengan proses maupun hasil pemilu, bisa menggugat ke MK, karena MK yang diberi kewenangan untuk mengadili sengketa pemilu presiden maupun pemilu anggota legislatif ini,” tegas Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional












