MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Sumatera Utara

AMSUB Matangkan Tujuh Tuntutan Rakyat, Diskusi Publik Jadi Arah Baru Gerakan Mahasiswa

×

AMSUB Matangkan Tujuh Tuntutan Rakyat, Diskusi Publik Jadi Arah Baru Gerakan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, AMSUB mengalihkan agenda aksi 20 Oktober 2026 ke konsolidasi dan diskusi publik untuk memperkuat argumentasi tujuh tuntutan.

Flyer diskusi publik Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu (AMSUB) dalam rangka mematangkan enam tuntutan rakyat sekaligus mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. (Foto: kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Ia menjelaskan, diskusi publik diproyeksikan menjadi ruang untuk menguji gagasan, menyelaraskan pandangan antarelemen, dan merumuskan langkah lanjutan. Dengan pendekatan tersebut, tuntutan yang disiapkan diharapkan tidak berhenti pada pernyataan sikap, tetapi berkembang menjadi agenda perjuangan yang terukur.

“Kami ingin memastikan bahwa tujuh tuntutan yang telah disiapkan tidak berhenti sebagai pernyataan sikap, tetapi benar-benar menjadi agenda perjuangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, diskusi publik kami pandang sebagai ruang untuk mempertajam gagasan, menyatukan pandangan antarelemen, serta merumuskan langkah lanjutan yang lebih efektif,” lanjutnya.

MEMPROSES ADSENSE...

Tujuh Isu yang Menjadi Sorotan AMSUB

Tujuh tuntutan yang disiapkan AMSUB mencakup sejumlah persoalan politik, tata kelola pemerintahan, lingkungan, anggaran negara, hingga penegakan hukum.

Pertama, pertanggungjawaban politik terkait penanganan bencana. Kedua, transparansi dokumen persyaratan pendidikan Gibran Rakabuming Raka melalui mekanisme yang sah. Ketiga, pemrosesan persoalan terkait Gibran secara konstitusional.

Pengaduan DLH Kota Medan