Tuahta juga mengungkapkan bahwa salah satu kendaraan bantuan berupa mobil pick up telah digunakan dalam proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Penggunaan armada tersebut dinilai membantu percepatan distribusi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Bantuan sarana kebencanaan itu nantinya akan digunakan untuk mendukung proses evakuasi korban, distribusi logistik, operasional posko darurat, hingga pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Selain mempercepat penanganan di lapangan, keberadaan kendaraan logistik seperti mobil pick up dan truk enam roda juga dinilai penting untuk mengatasi kendala distribusi bantuan di daerah dengan akses jalan rusak pascabencana.
Bank Sumut dan BPBD Sumut berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan respons cepat penanganan bencana serta meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat ketika situasi darurat terjadi.












