Selanjutnya Bobby Nasution menjelaskan, Pekerjaan Fisik Sarana dan Prasarana Pendukung Stadion meliputi rumput, kapasitas penonton dan jenis tempat duduk yang single seat. Karena kapasitas penonton ditambah maka lahan untuk atletik tidak digunakan lagi. Untuk renovasi diluar nantinya taman yang ada diluar stadion Teladan akan dijadikan satu menjadi komplek stadion.
Sebelumnya Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan proyek ini merupakan kolaborasi Kementerian PUPR dan Pemko Medan. Untuk Pekerjaan Fisik Sarana dan Prasarana Pendukung Stadion Teladan akan dilakukan Kementerian PUPR sedangkan Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan dilakukan Pemko Medan.
“Stadion Teladan ini memenuhi persyaratan perbaikan yang ditentukan Kementerian PUPR, Pemko Medan juga akan menyelaraskan dengan lingkungan yang ada di sekitar stadion Teladan sehingga kita lakukan bersama membangunnya. Pada stadion Teladan juga terdapat bangunan cagar budaya, tentunya bangunan tersebut akan dilestarikan dan menjadi tanda stadion Teladan ini sudah berdiri sekitar 50 tahun”, jelasnya.
Menurut Diana, pekerjaan Stadion Teladan ini diperkirakan dapat selesai pada bulan Oktober 2024. Mudah-mudahan dapat segera selesai kita dapat memiliki stadion terbaik di kota Medan. Diana juga berpesan agar perawatan stadion Teladan ini dapat dilakukan dengan baik, jangan sampai ada kesan kumuh.












