Ia juga memberikan perhatian khusus bagi PD AIJ, yang diharapkan dapat menjadi penghasil pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Kalau kondisi airnya tidak bisa diperbaiki, digratiskan saja, Pak. Kalau tidak bisa diperbaiki, kurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah, turunkan harga air untuk mereka. Perbaiki manajemen agar investor yang masuk benar-benar memberikan investasi yang baik,” tegas Bobby.
Bobby berharap pelantikan ini menjadi momentum percepatan penyelesaian tugas dan tanggung jawab direksi, sehingga masyarakat tidak lagi menerima pasokan air keruh atau mengalami pemadaman air secara berkala. Ia juga meminta jajaran direksi memetakan kawasan pembangunan prioritas di Sumut.
Menurutnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah menetapkan target swasembada pangan, air, dan energi, yang menjadi arahan langsung untuk ditindaklanjuti.
“Dari tiga swasembada yang disampaikan Presiden, ada fokus di perusahaan bapak. Ini harus segera diwujudkan,” kata Bobby.
Acara pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Togap Simangunsong, jajaran pimpinan Pemprov Sumut, para direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta undangan lainnya.












