Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga mengungkapkan Pemko Medan meminta maaf atas banjir yang kemarin melanda Kota Medan. Dia mengatakan, kondisi sungai dan drainase yang tidak dapat menampung debit air hujan di kota maupun di pegunungan merupakan penyebab terjadinya banjir.
Dia menyebutkan, Pemko Medan terus berupaya melakukan penanganan banjir. Dan tentunya upaya penanganan banjir di Medan tentu tidak bisa dilakukan dalam setahun dua tahun.
“Kami meminta doa masyarakat agar apa yang kita kerjakan ini berjalan dengan baik,” harapnya.
Dalam Safari Natal ini, Bobby Nasution juga menyerahkan Akte Lahir dan Akte Nikah kepada warga. Di samping itu, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga menyerahkan akta pendirian koperasi untuk gereja tersebut.
Pendeta Tampak Hutagaol mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bobby Nasution yang memiliki kepedulian dan perhatian yang tinggi kepada rumah ibadah. Program dan bantuan Pemko Medan ini, lanjutnya, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Khusus koperasi, sebutnya, akan dikelola oleh para mahasiswa yang menjadi jemaat gereja ini. Diharapkan koperasi ini dapat membantu mereka menyelesaikan persoalan dana pendidikan hingga selesai.












