Selama ini, ungkap Bobby Nasution, ada anggapan di kalangan pelaku UMKM dan kreatif untuk maju harus hijrah dari Medan. Anggapan ini hendaknya dapat dihilangkan dengan kehadiran Pos Bloc Medan yang memberi ruang bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif di Medan.
Saat itu, Bobby Nasution juga mengungkapkan terima kasih atas dipilihnya Medan sebagai tempat pelaksanaan program Pos Bloc. Dia mengharapkan Pos Bloc Medan ini dapat bersinergi dengan program pembenahan kawasan kota lama Kesawan dan revitalisasi Lapangan Merdeka yang dimulai tahun ini juga.
Di akhir arahannya, Bobby Nasution juga meminta kepada Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan mendukung program Pos Bloc Medan. Program ini, sebutnya, membantu Pemko Medan dapat memberikan wadah yang baik bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif Medan.
Proyek Pos Bloc Medan ini rencananya akan revitalisasi gedung Kantor Pos Medan yang telah berusia 111 tahun tersebut menjadi creative hub multi fungsi bagi berbagai komunitas kreatif, pengembangan talenta lokal, pemberdayaan bisnis UMKM, dan UKM. Nantinya, di area gedung yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya itu akan dihadirkan tenant UKM/UMKM yang bergerak di berbagai bidang industri kreatif seperti kuliner, musik, film, fashion, hingga kriya.












