Oleh karenanya warga pun berharap agar orang nomor satu di Pemko Medan itu dapat mengatasi banjir tersebut. Selain mengganggu aktivitas, mereka mengeluhkan karena banjir juga menyebabkan perabotan rumah tangga berusakan. “Tolong bantu atasi banjir ini Pak Wali, biar rumah kami tidak kebanjiran lagi,” harap warga lainnya.
Layaknya seorang anak dengan orang tuanya, menantu Presiden Joko Widodo ini pun menampung semua keluhan yang disampaikan warga.
“Bapak dan ibu bersabar ya, insya Allah kita akan tangani banjir ini. Justru itu kita datang kemari untuk melihat apa yang menjadi penyebab banjir dan mengatasinya,” kata Bobby Nasution.
Setelah itu Bobby Nasution kemudian berkomunikasi dengan Kadis PU dan kedua perwakilan dari BWSS II terkait solusi penanganan banjir yang secepatnya dilakukan. Di sela perbincangan tersebut, seorang warga berharap agar suami Ketua TP PKK itu dapat meninjau kawasan Jalan Tinta Tengah yang lokasinya bersebelahan dengan lintasan kereta api.
“Banjirnya lebih parah Pak Wali, sepinggang orang dewasa,” papar pria tersebut.
Bobby Nasution selanjutnya menuju lokasi yang dimaksud dengan jalan kaki menyusuri lintasan rel kereta api. Akar masalahnya, selain drainase kecil, banjir juga terjadi lantaran tidak berfungsinya penutup pintu air sehingga terjadi back water. Akibatnya, air pun menggenangi pekarangan dan rumah warga dengan ketinggian sepinggang orang dewasa.












