“Jadi penanganan keduanya (drainase dan sungai) harus kita jalankan, tidak boleh salah satu,” jelasnya seraya terus berjalan kaki melihat kondisi rumah warga yang kebanjiran hingga ke Jalan Danau Singkarak.
Setelah itu Bobby Nasution melanjutkan peninjauan ke Jalan Dr Mansyur yang masih digenangi air. Membantu warga maupun pelajar melintasi kawasan tersebut, mobil truk Satpol PP dikerahkan untuk mengangkut. Tiba di lokasi, Bobby langsung menerobos banjir dengan berjalan kaki untuk mengetahui penyebab terjadinya banjir. Kehadirannya langsung mendapat apresiasi masyarakat, sebab cepat turun ke lokasi untuk melihat banjir yang terjadi.
“Untuk mengatasi banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Selayang, kita akan bangun kolam retensi di dekat kantor camat. Saat ini dalam proses pembebasan lahan, saya minta bulan ini pembebasan lahan harus selesai. Nanti kita cek ke Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang, sebab saya sudah minta bulan ini harus siap. Doain mudah-mudahan pembangunan fisiknya dapat kita lakukan tahun ini,” jelas Bobby.
Selain di kedua lokasi tersebut, berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan HM Husni menyebutkan, banjir juga terjadi di kawasan yang di lintasi Sungai Babura dan Deli yakni Jalan Letjen Suprapto Lingk III, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun total terdampak 182 rumah, 90 KK dan 575 jiwa. Kemudian, Jalan Perjuangan Lingk XIII dan XIX, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal (42 rumah, 40 KK dan 104 jiwa), Jalan Jamin Ginting Komplek Pamen Lingk III dan VII, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru (22 rumah, 30 KK, 102 jiwa), Jalan Sari Rejo Lingk VI, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang (70 rumah, 80 KK dan 194 jiwa).












