Maka dari itu, Bang Wiwiek berharap dengan kehadiran Bank Indonesia (BI) pada kesempatan ini, dapat membawa dampak baik terhadap para petani. Salah satu yang menjadi aspek perhatian Bupati adalah peningkatan produksi.
“ Akan sangat baik jika, misalnya, hasil panen yang sebelumnya 5-6 ton per hektar bisa meningkat menjadi 7-8 ton. Tentu otomatis kesejahteraan petani ikut meningkat juga. Dengan kehadiran BI mendampingi petani untuk menggunakan teknologi pertanian yang lebih modern, maka saya optimis hal tersebut bisa terwujud,” tutur Bang Wiwiek.
Terakhir, Bupati Sergai menyampaikan pesannya kepada generasi milenial untuk melirik peluang di bidang pertanian.
“ Mari bagi anak-anak muda untuk merubah mindset agar mau mengembangkan pertanian di daerah masing-masing. Mari jadi petani yang mandiri,” tutupnya.
Di kesempatan yang serupa, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Doddy Zulverdi, menyampaikan pihaknya bertanggungjawab memberi fasilitas dan pendampingan terhadap para petani di Sergai.
“ Harapannya, apa yang kami lakukan bisa memberikan contoh kepada para petani mengenai apa dan bagaimana mengembangkan pertanian menjadi lebih produktif serta mengubah pola pikir dan semangat baru kepada para petani,” jelasnya.












