Bupati Darma Wijaya mengajak seluruh yang hadir untuk ikut berperan dalam memberantas peredaran barang haram tersebut di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
“Dinas PMD, Kasat Narkoba, dan Polres hendaknya saling koordinasi. Petakan permasalahan narkoba. Kemudian Danramil juga tolong libatkan Babinsa,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sergai Pinondang Poltak menuturkan jika Rakor ini ditujukan untuk berdiskusi serta mendengarkan pandangan dari instasi terkait terhadap penyelesaian narkoba serta berperan dalam pengambilan kebijakan dan strategi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam rangka menuju kabupaten/kota tanggap ancaman narkoba.
Inilah saatnya kita berkumpul, berdiskusi bagaimana tindaklanjutnya. Kami sengaja mengundang Bapak Bupati untuk melihat langsung bagaimana langkah-langkah yang dilakukan OPD, kepolisian, TNI untuk menaikkan tanggap darurat kita atas narkoba ini, ujarnya.
” Saat ini Sergai tergolong kabupaten yang Cukup Tanggap dalam penilaian yang dilakukan tahun 2019. Harapan kami, penilaian di tahun 2021 ini nilai kita bisa naik dari sebelumnya 40,48. Sehingga kita bisa masuk dalam target 60 Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (Kontan) dari pemerintah pusat,” imbuhnya.












