Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita Utama

Di Depan Anak, Sherly Mengaku Dicekik Dua Kali oleh Mantan Suami, Sejumlah Saksi Perkuat Kesaksian Terdakwa

×

Di Depan Anak, Sherly Mengaku Dicekik Dua Kali oleh Mantan Suami, Sejumlah Saksi Perkuat Kesaksian Terdakwa

Sebarkan artikel ini

Dalam sidang di PN Lubuk Pakam, Sherly mengaku mengalami tindakan pencekikan saat menggendong anak dan berupaya meninggalkan rumah setelah terjadi pertengkaran keluarga pada April 2024.

Suasana persidangan perkara dugaan penganiayaan dengan terdakwa Sherly di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA. Dalam keterangannya di muka sidang, Sherly mengaku mengalami tindakan kekerasan saat berupaya membawa anak-anaknya keluar dari rumah. Kamis (18/6/2026). (kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

DELI SERDANG, kedannews.co.id โ€“ Suasana sidang lanjutan perkara dugaan penganiayaan yang menjerat Sherly sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA, Kamis (18/6/2026), berlangsung emosional ketika terdakwa menceritakan pengalamannya yang mengaku mengalami tindakan kekerasan saat berada bersama anak-anaknya.

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Hiras Sitanggang, Sherly menyampaikan kesaksiannya terkait peristiwa yang terjadi pada 5 April 2024 di sebuah rumah di kawasan Cemara Asri. Dalam keterangannya, ia mengaku mengalami pencekikan sebanyak dua kali oleh mantan suaminya, inisial R, ketika berusaha meninggalkan rumah bersama anak-anak mereka.

MEMPROSES ADSENSE...

Keterangan tersebut disampaikan Sherly saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam perkara yang kini bergulir di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

Berawal dari Pertengkaran Rumah Tangga

Dalam persidangan, Sherly menjelaskan bahwa sebelum kejadian yang menjadi pokok perkara, dirinya mengaku telah mengalami pertengkaran dengan mantan suaminya pada malam sebelumnya.

Ia menyebut pertengkaran itu berujung pada tindakan perusakan telepon genggam miliknya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan