“Pola kolaborasi yang kita lakukan adalah dengan menerapkan pola tiga dua, yakni dalam satu minggu terdapat lima hari kerja, dimana tiga hari berkolaborasi dua hari berkegiatan mandiri. Saat ini pola tersebut kita galakkan, sehingga kita harapkan di dalam menangani permasalahan infrastruktur khususnya drainase dapat ditangani secara komprehensif tidak parsial,” Sebut Topan OP Ginting sembari berharap melalui program kolaborasi titik genangan di seluruh Kecamatan dapat dikendalikan dan berkurang signifikan.
Dijelaskan Topan OP Ginting, dengan kolaborasi ini, jika di suatu kecamatan atau kelurahan ada permasalahan yang harus diselesaikan, maka pihak kecamatan dapat berkomunikasi dengan UPT Dinas PU dan jadwalkan segera sehingga titik permasalahan seperti genangan air dapat dikerjakan bersama oleh petugas P3SU dari Kecamatan dan petugas dari Dinas PU.

“Melalui kolaborasi ini, jangan ada lagi sistem kerja yang mengklaim ini pekerjaan PU, ini kerjaan P3SU. Artinya jangan ada lagi kita saling menyalahkan, tetapi kita bersama-sama berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur di setiap wilayah,” Ujar Topan.












