Berita UtamaEkonomi

DPRD SU Kecewa, Langkah Mendag Naikan DMO Minyak Goreng Jadi 30 Persen

×

DPRD SU Kecewa, Langkah Mendag Naikan DMO Minyak Goreng Jadi 30 Persen

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sumut Sugianto Makmur

Sugianto Makmur mengingatkan, sesudah Covid 19 berlalu, semua negara akan berusaha bangkit dan dalam proses bangkitnya, akan memperebutkan semua bahan baku dan barang jadi yang ada di dunia, untuk kebutuhannya. β€œDari kondisi itu, sudah pasti akan terjadi Tsunami Ekonomi, sebuah keadaan yang belum pernah dikenal di era kehidupan kita,” katanya.

Menyikapi hal itu, menurut anggota DPRD Sumut dari dapil Binjai, Langkat ini, perlu Mendag yang cakap dan bijak, karena tidak lama lagi akan terjadi hantaman-hantaman dan gelombang-gelombang raksasa ekonomi terjadi. Ada yang menguntungkan, ada yang menyebabkan kerugian besar.

Padahal, katanya lagi, beberapa komoditi sudah duluan naik signifikan dari pada CPO. Contohnya, Kedelai dan produk turunannya, Tepung Ikan, Tepung Tulang, Jagung, pupuk dan sebagainya. Belum lagi produk jasa, seperti Ocean Freight yang sudah naik 2 – 4 kali lipat. Semua ini akan menimbulkan efek domino.

β€œSemua itu akan menimbulkan gonjang-ganjing. Orang yang sedang menguasai sebuah jalur produksi tertentu, bisa bangkrut atau kaya rasa. Tidak ada ahli yang bisa memprediksi secara tepat, tapi pemerintah melalui Mendag bisa menyelamatkan, setidaknya mengurangi kerusakan yang bakal timbul,” katanya. Sugianto juga menyesalkan Mentan (Menteri pertanian) tidak berprestasi, karena disaat harga Jagung sedang tinggi mengakibatkan tekanan yang luar biasa besar pada peternak, Mentan malah merasa bersyukur. Ini menandakan pejabat yang tidak punya wawasan kenegaraan. Seharusnya, harga jagung diusahakan di titik yang menguntungkan bagi petani, bukan sebaliknya menghancurkan peternak.