Rektor Universitas HKBP Nomensen Haposan Siallagan mengatakan groundbreaking pembangunan PLTS ini merupakan yang pertama di Sumut, yang kedua di Sumatera, dan yang ketiga di Indonesia. Kehadiran PLTS ini bukan sebagai bisnis, tapi ini program knowledge pengembangan pendidikan dan UHN akan menjadi pusat riset terhadap energi baru dan terbarukan.
“Di sini akan dibangun laboraturium pusat penelitian energi baru dan terbarukan dan bisa digunakan para peneliti dari manapun secara khusus Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I (LLDIKTI) dan provinsi terdekat,” katanya.
Disampaikan juga, ini adalah program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI. Untuk menjadi 10% perguruan tinggi di Indonesia bisa menjadi pioner pengembangan energi baru terbarukan.
Rektor berharap, program ini dapat memicu lahirnya program studi baru di kampus tersebut, yakni Program Studi (Prodi) Energi Baru dan Terbarukan, dan menjadi salah satu program menuju Sumut Bermartabat.
Turut hadir pada acara tersebut Ketua Yayasan HKBP Nomensen Budi Situmorang, Direktur Operasi II PT Wika Harun Akhmad Zuhdi dan perwakilan PT SUN.












