“Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang akan saya jalankan dengan penuh komitmen, dalam rangka memperkuat sinergi, kolaborasi, serta kontribusi antar lembaga jasa keuangan di Sumatera Utara,” ujar Heru.
Ia juga menilai Forkom IJK memiliki peran strategis sebagai wadah komunikasi dan koordinasi lintas lembaga di tengah dinamika industri jasa keuangan yang terus berkembang. Menurutnya, keselarasan langkah antar lembaga menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif.
“Forkom IJK Sumut harus terus berkembang menjadi forum yang semakin solid, adaptif, dan memberikan nilai tambah, baik bagi industri jasa keuangan maupun masyarakat luas,” katanya.
Pasca serah terima jabatan, Forkom IJK Sumut direncanakan akan menggelar pertemuan lanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pertemuan tersebut bertujuan menyusun program kerja yang lebih terarah dan terukur, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan industri jasa keuangan dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, menyebut pergantian kepengurusan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas lembaga.












