Medan, kedannews.co.id – Keberadaan gudang gas yang diduga melakukan praktik pengoplosan di kawasan Kawasan Industri Medan (KIM) 3 kembali menjadi sorotan publik. Gudang tersebut terpantau masih menjalankan aktivitas bongkar muat dan distribusi gas secara terbuka.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, operasional gudang berlangsung seperti biasa tanpa hambatan berarti. Sejumlah warga di sekitar lokasi menyebut aktivitas distribusi gas tersebut telah berlangsung cukup lama dan kerap berhenti sementara saat isu ini ramai diberitakan, sebelum kembali beroperasi.
“Kalau sudah mulai ramai diberitakan, biasanya tutup dulu. Tapi setelah reda, aktivitasnya jalan lagi,” ujar salah satu warga sekitar.
Gudang tersebut disebut-sebut dimiliki oleh seorang pengusaha bernama Tedi, yang diduga terlibat langsung dalam pengelolaan dan distribusi gas oplosan di wilayah Kota Medan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum HMI Sumatera Utara, Yusril Mahendra Buatar Butar, menyampaikan sikap tegas. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pemilik gudang yang dinilai telah merugikan negara dan membahayakan keselamatan masyarakat.












