Edy meyakinkan, bahwa kondisi geografis di Sumut sangat memungkinkan dalam hal pengembangan peternakan tersebut. Di antaranya di Kabupaten Padanglawas yang memiliki lahan peternakan yang sangat potensial untuk dikembangkan, baik dari daging dan juga susu.
Kemudian pada ISPI Sumut, Edy berharap, untuk dapat memilih seluruh mahasiswa peternakan terbaik yang nantinya akan bergabung bersama pemerintah untuk bekerja sama dalam pengembangan peternakan tersebut. “Sudah lama saya minta ini, sudah tiga tahun saya menjabat, namun tidak terealisasi juga. Saya minta segera kumpulkan mahasiswa peternakan terbaik yang ada,” katanya.
Sementara itu, Sekjen PB ISPI Joko Susilo menyampaikan, tujuan dari audiensi tersebut menawarkan ISPI bergabung dengan pemerintah, guna membantu pengembangan peternakan di Sumut. Sebagai organisasi yang berfokus pada peternakan, ISPI ingin berkontribusi dalam kemajuan peternakan, khususnya di Sumut.
“Kami berharap bisa bersinergi dalam hal peternakan di Sumut, dan kami ingin berkontribusi dalam pembangunan di Sumut,” ucap Joko.
Joko mengatakan, ISPI memiliki program nasional yang telah melakukan survei geografis untuk pengembangan peternakan. Dari hasil survei tersebut Provinsi Sumut dan Jawa Timur sangat berpotensi menjadi lokasi pengembangan peternakan yang akan dilakukan ISPI.












