Jamil secara tegas meminta adanya kepastian terhadap puluhan jamaah diberangkatkan Umroh ke Tanah Suci atau Uang yang telah dilunasi dikembalikan. Begitu juga melalui Kementerian Agama dalam hal Kanwil Kemenag Sumut bisa menurunkan Tim Satgas untuk melakukan penyidikan dan bila perlu izinnya “dibekukan”.
Zulindo di Medan dengan Zulindo Batam saling berkaitan. Kenapa begitu?, lanjut Jamil dengan nada tinggi karena berdasarkan akta itu pemilik masih ada hubungan kerabat dengan pemilik Zulindo Batam Kamsa Bakrie.
Nah semenjak kapan ada istilah beli merek atau Franchse, itu digunakan dalam Biro perjalanan?. Karena apapun ceritanya bahwa Zulindo Batam dan Medan itu saling berhubungan, jadi apapun alasan mereka bahwa ada pegawainya di Zulindo Medan yang dipimpin Achmad yang baru dua bulan tinggal di Indonesia.
“Sehingga ini menjadi tanggungjawab Tim Satgas yang diantaranya ada Kementerian Agama dan Kementerian Hukum dan Ham untuk mengusutnya,” tegas Jamil dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi E DPRD Sumut dan Kanwil Kemenag Sumut dipimpin Plt Kabag TU, Muslim didampingi Kabid dan Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumut.












