Sementara itu, Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad (JNT), Tyas Pramoda Wardhani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Strategi tersebut antara lain pengoptimalan jumlah gardu tol yang beroperasi, peningkatan pelayanan lalu lintas, pemeliharaan jalan, serta pengelolaan rest area agar tetap nyaman bagi pengguna jalan.
Selain itu, Jasa Marga juga akan membatasi kegiatan rekonstruksi jalan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas selama masa libur panjang.
Tyas juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan informasi lalu lintas secara digital guna memantau kondisi jalan secara real-time.
“Kami berharap masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan dan memanfaatkan informasi digital melalui aplikasi Travoy agar perjalanan mudik dapat berlangsung lebih lancar,” ujarnya.












